Presiden Joko Widodo
melihat tantangan perekonomian Indonesia akan lebih banyak datang dari
global dibandingkan faktor di dalam negeri. Namun, dia meyakinkan bahwa
ekonomi Indonesia pada tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya. "Yang sulit diprediksi dan sulit dihitung adalah situasi ekonomi
global. Tapi saya kira internal kita punya rasa optimisme yang lebih
baik," kata pria yang akrab disapa Jokowi. Seperti diketahui, kondisi ekonomi Indonesia kadang terguncang dengan
adanya perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS). Bahkan, pada tahun ini
Bank Central AS (The Fed)
berencana menaikkan suku bunga acuannya. Hal tersebut, membuat nilai
tukar rupiah dan pasar modal melemah. Sebab, dana asing akan pergi ke
luar. Berlanjutnya pelemahan rupiah dan prediksi inflasi yang masih bergerak
melakukan stabilisasi pasca kenaikan bahan bakar minyak. "Yang
dibutuhkan saat ini adalah dukungan seluruh pihak, terkait pertumbuhan
perekonomian dalam negeri baik melalui penganggaran yang sehat, dan
mencegah peningkatan utang luar negeri agar nilai nilai tukar mata uang
bisa lebih baik, Kemudian di sektor keuangan, perbankan masih kurang mengoptimalkan
diversifikasi dan peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan. Dua tantangan utama bagi ekonomi Indonesia bersifat global. Pertama,
lemahnya harga komoditas (60% dari ekspor Indonesia) yang rawan membuat
defisit neraca transaksi berjalan Indonesia tetap besar. Kedua, prospek
bank sentral AS Ferderal Reserve untuk menaikkan suku bunga Fed Funds
Rate di semester II 2015, setidaknya sebesar 50bps ke 0,75%. Keadaan ini
akan mempersulit pembiayaan defisit APBN dan neraca transaksi berjalan
Indonesia sehingga berisiko memperburuk kurs rupiah dan memaksa BI untuk
menaikkan BI rate dan Fasbi rate. Kondisi tersebut akan tertahan dengan fundamental ekonomi dalam
negeri yang kuat. Di mana, pemerintah telah mengalihkan dana subsidi
Bahan Bakar Minyak (BBM) ke sektor lebih produktif yang dapat memajukan
ekonomi. "Dengan ruang fiskal kita yang lebih baik, dengan anggaran yang lebih
banyak, kita bisa fokus kepada bidang-bidang infrastruktur yang
berkaitan dengan pertanian, konektivitas antarkota antara provinsi dan
antarpulau. Saya kita ini akan memberikan dorongan kepada pertumbuhan
ekonomi," tuturnya. Prediksi 2015 : Pertumbuhan ekonomi 5,2% (5,5% kalau the Feds tidak
menaikkan suku bunga US$), inflasi pada akhir tahun 4,5%, BI rate 8,25%,
kurs US$/Rp12500 pertengahan tahun, Rp11900 akhir 2015, IHSG tembus
6.000 di akhir 2015. (***)
PELUANG BISNIS DI INDONESIA TAHUN 2015
Selain tantangan di tahun 2015 ada beberapa sektor bisnis yang akan berkembang dan booming, berikut adalah macam – macam peluang bisnis :
Sumber:
http://www.tribunnews.com/bisnis/2015/01/02/jokowi-tantangan-ekonomi-2015-hanya-datang-dari-global
http://swa.co.id/business-research/dua-tantangan-ekonomi-indonesia-2015-bersifat-global
https://www.sipendik.com/peluang-bisnis-tahun-2014-dan-2015-paling-menjanjikan/
PELUANG BISNIS DI INDONESIA TAHUN 2015
Selain tantangan di tahun 2015 ada beberapa sektor bisnis yang akan berkembang dan booming, berikut adalah macam – macam peluang bisnis :
A. Peluang Bisnis Pertanian, Peternakan dan Perikanan
Ini adalah salah satu prospek peluang bisnis yang bagus pada tahun 2014 dan 2015. Budidaya yang menguntungkan seperti budidaya buah naga, pepaya california, serta budidaya yang lain. bisnis pertanian menjadi salah satu pilihan bisnis yang cukup menggiurkan karena mudah untuk diterapkan serta cocok dengan iklim Indonesia. selain itu bisnis pertanian memiliki permintaan pasar yang semakin meningkat setiap tahunnya. Selain bisnis pertanian, bisnis peternakan dan perikanan juga memiliki prospek yang paling menjanjikan pada tahun 2015.B. Peluang Bisnis Percetakan
Peluang bisnis percetakan salah satu bisnis yang patut Anda perhitungkan. Bisnis mempunyai nilai kenaikan omset yang cukup tinggi, jika Anda mampu memanfaatkan momentum. Seperti contoh pada tahun 2014 ada hajatan besar pemilu legislatif dan pemilu presiden, momentum seperti ini bisa Anda manfaatkan untuk menggenjot penjualan kaos sablon, banner, spanduk, baliho dan lain sebagainya. Bukan itu saja beberapa event-event acara serta perusahaan juga membutuhkan media promosi semacam baliho, pamflet untuk mendukung meningkatkan penjualan mereka.C. Peluang Bisnis Obat Herbal
Semakin tingginya kesadaran akan kesehatan masyarakat ikut mendorong tumbuhnya peluang bisnis obat herbal. Berdasarkan data yang kami sadur dari AC Nielsen, obat herbal menduduki peringkat 10 besar publisher iklan terbesar di dunia. Pada tahun 2014 dan 2015 diprediksikan penjualan obat herbal tumbuh dengan sangat pesat.D. Peluang Bisnis Paket Wisata, Travel dan Perjalanan
Makin meningkatnya perekonomian di Indonesia dan dunia mendorong para pelancong untuk melakukan wisata kunjungan ke berbagai tempat di dunia. Contoh nyata apabila saat liburan sekolah, hampir semua jenis mode transportasi dan sarana wisata penuh oleh wisatawan. Cukup banyak bagian dari sektor ini yang bisa dimanfaatkan sebagai sebuah peluang bisnis tahun 2014 dan 2015 yang cukup prospektif, diantaranya tour guide, jasa penjualan tiket, paket perjalanan murah bersama keluarga , hingga penjualan cinderamata.Sumber:
http://www.tribunnews.com/bisnis/2015/01/02/jokowi-tantangan-ekonomi-2015-hanya-datang-dari-global
http://swa.co.id/business-research/dua-tantangan-ekonomi-indonesia-2015-bersifat-global
https://www.sipendik.com/peluang-bisnis-tahun-2014-dan-2015-paling-menjanjikan/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar